Gelar Catatan Akhir Tahun, Forwat Refleksi Pembangunan Daerah Dan Santunan Yatim Piatu

by -259 views

Lampu Hijau, Kota Tangerang –

Dalam refleksi di tengah masa pandemi Covid-19, Forum Wartawan Tangerang (Forwat) gelar catatan akhir tahun 2020, di Rumah Makan (RM) H. Aten Sutan, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, Rabu (23/12/2020).

Kegiatan dengan memanfaatkan semangat berbagi (Santunan Yatim- piatu dan Jurnalis Berbagi). Sarasehan dengan tema “Reflekasi Pembangunan Daerah Ditengah Pandemi Covid-19”, menjadi salah satu kegiatan Forwat dalam pembahasan kegiatan Catatan Akhir Tahun 2020.

 

Dengan dibuka langsung oleh Ketua Umum Forwat, Andi Lala, kegiatan dengan melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) kegiatan itu juga dihadiri salahsatu perwakilan Aktifis, Penggiat Sosial dan Seniman Kota Tangerang, juga dihadiri puluhan Wartawan se- Tangerang Raya.

Pada kesempatannya, Andi Lala menyampaikan apresiasinya atas dukungan unsur yang turut membantu dalam mensukseskan kegiatan akhir tahun Forwat. Dirinya juga menjelaskan, bahwa pentingnya semangat berbagi perlu dilakukan, dimana selain kaum jurnalis, masyarakat juga mengalami dampak di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, pembahasan melalui kegiatan catatan akhir tahun 2020 yang digelar Forwat, dapat mereflekasikan peningkatan kinerja pemerintah daerah di tahun depan, dalam sinergitas dengan kontrol sosial yang ada, khususnya kritik dan saran dalam peningkatan pelayanan publik.

 

“Selain berterimakasih untuk pihak yang membantu dan mendukung kegiatan ini. Di akhir tahun ini Alhamdulillah kita bisa saling berbagi (menyantuni Yatim piatu-red), semoga dengan sedikit rizqi ini apa yang kita niatkan dapat sedikit membantu dan bermanfaat, dan tentunya kami sebagai media informasi publik, dalam kegiatan ini akan membahas isu-isu daerah,” ungkapnya.

Dari pembahasan sarasehan catatan akhir tahun 2020 bersama Aktifis, Penggiat Sosial dan Para Seniman, Andi Lala pun memberikan kesimpulan, bahwa beberapa aspek yang menjadi kewajiban kerja pemerintah daerah untuk masyarakat dirasa masih perlu ditingkatkan.

“Bahwasanya, tiga aspek yang mendasar dalam pembangunan pemerintah daerah yang jaru s ditingkatkan yaitu, pembangunan, pendidikan dan pelayanan kesehatan, ini harus menjadi catatan kita bersama, harus ada evaluasi tahun ke tahun jangan sampai ini terus terulang, artinya peningkatan pelayanan, baik pendidikan, kesehatan, pembangunan harus terus kita perjuangkan bersama-sama. Karena, kalo bukan kita sebagai sosial kontrol dari kawan-kawan media, penggiat sosial dan aktifis tidak ada lagi orang yang peduli, dan hari ini kita mengupas agar refleksi di tahun 2020 bisa menjadi acuan di tahun 2021 agar lebih baik lagi,” jelasnya.

Hal senada pun diungkapkan salahsatu Aktifis Kota Tangerang, Saiful Basri, bahwa pelayanan kesehatan ditengah masa pandemi covid-19 yang seharusnya menjadi skala prioritas dirasa masih belum optimal. Begitu juga pembangunan infrastruktur yang terus berjalan di masa pandemi covid-19, dinilai menjadi faktor minimnya rasionalisasi anggaran dalam penanganan pelayanan kesehatan.

“Di masa pandemi yang seharusnya masyarakat mendapatkan pelayanan prima, di tahun 2020, masih banyak kegiatan-kegiatan infrastruktur kalo saya lihat ya. Sedangkan berbicara masalah pelayanan kesehatan ya,…kalo saya liat masih kurang, covid ini kan menjadi wabah yang menakutkan bagi masyarakat, sehingga seharusnya pemerintah dapat memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal, sehingga masyarakat bisa mendatkanpelayanan yang prima,” tandas pria dengan sapaan Marcel, yang namanya dibesarkan di Patriot Nasional (Patron).

Disela kegiatan, selain memberikan santunan kepada Yatim, Forwat juga secara simbolis memberikan kompensasi kepada puluhan rekan jurnalis se- Tangerang Raya yang hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *