Dugaan Main Curang, PPDB SMP Negeri di Kota Tangerang Disorot Aktivis

by -34 views

 

LAMPU HIJAU, KOTA TANGERANG — Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Tangerang tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri diduga ada permainan curang dalam sistem pendaftaran.

Pasalnya, pendaftaran yang dilakukan secara daring itu ada temuan peserta didik yang terdaftar dan diterima dalam gelombang prestasi di SMP Negeri 4 Kota Tangerang memiliki nilai rata-rata 85,86 dapat diterima melalui jalur Prestasi di sekolah tersebut.

Diketahui, salah seorang calon peserta didik yang mendaftar juga beralamatkan di wilayah zona 2 Cipondoh.

Dari hasil final pun diketahui, jalur prestasi tahap 2 yang dibuka usai daftar ulang jalur lainnya, calon peserta didik berinisial TN dari asal Sekolah SD Negeri Sukasari 4 ini lulus dalam seleksi final dengan berstatus diterima dalam urutan seleksi 16 dari 18 siswa yang diterima, dengan skor 22085560908972999026 tertanggal 09 Juli 2021 dengan nomor pendaftaran 2711000974.

Dibandingkan dengan calon murid yang beralamat di wilayah Sukasari, Kecamatan Tangerang, calon murid lulusan SD Negeri Tangerang 1 ini berharap dapat masuk di sekolah favoritnya itu tidak diterima baik dalam jalur Zonasi ataupun Prestasi, dengan alasan usia calon dan nilai rata-rata, yakni 90.00, dengan skor 20086200899480996877.

Oleh karena itu, Ketua Aliansi Poros Tangerang Solid (PORTAS), Hilman Santosa menyikapi dugaan kecurangan sistem PPDB Kota Tangerang tidak sesuai harapan, calon siswa yang memiliki nilai rata-rata tertinggi tidak dapat masuk di sekolah yang juga jaraknya lebih dekat.

“Kenapa yang terdekat tidak dapat masuk ke Sekolah tersebut, sedangkan yang jauh malah bisa diterima. Dan dari nilai juga sudah jelas, yang rendah diterima, malah yang lebih tinggi tidak diterima, ini ada apa?,” tegas Hilman.

Dari data yang tercatat dalam sistem PPDB Kota Tangerang, dalam jalur Prestasi SMP Negeri 4 Kota Tangerang bahkan ada tercatat nilai terendah yang lulus di tahap 2 jalur Prestasi dengan rata-rata 83,18 dengan nama siswa RFA.

Dengan adanya hal tersebut, diduga adanya kecurangan dari panitia PPDB, sehingga dapat memprioritaskan calon murid untuk dapat diterima di Sekolah tersebut.

“Panitia PPDB tidak memprioritaskan calon siswa yang nilainya di atas rata-rata. Hal ini bisa jadi ada dugaan kecurangan pihak panitia PPDB, maka dari itu indikasi kecurangan akan kami laporkan ke pihak yang berwajib,” tegasnya.

Senada dengan aktivis PORTAS, Ketua Aliansi Pelajar Tangerang Raya (ALPETARA), Agia Adha mengetahui hal tersebut, pihak sekolah dan panitia PPDB SMP Negeri 4 Kota Tangerang harus lebih transparan dengan alasan jelas.

“Disini saya menduga adanya indikasi yang mengarah kecurangan pada saat penerimaan siswa baru dengan kesengajaan menghapus atau tidak meloloskan nama calon siswa yang berprestasi atau dengan kesengajaan pula digantikan oleh siswa yang telah dititipkan oleh pejabat yang berkuasa kepada panitia.” Kata Agia Adha.

Dalam Wawancaranya Bapak Yudha Orang tua calon murid kepada awak media menjelaskan, agak heran saja, nilai rata-rata di tertulis yang ditandatangani kepala sekolah bisa berbeda dengan di e raport, ada permainan apa ini” keluh Yuda orangtua dari SSA yang memiliki nilai lebih tinggi dari Siswa TN.

” Jangan sampai di tahun selanjutnya akan terjadi lagi, kasian anak warga kota tangerang yang berprestasi di kalahkan dengan ego sekolah “, Tutup Yudha.

( Rik )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *