Lampuhijau.id, Kamboja –
Setelah berbulan-bulan bertahan dalam kondisi sulit di Kamboja, April Aulia (20), warga Neglasari, Kota Tangerang, akhirnya kembali ke tanah air melalui bantuan kepulangan dari BAZNAS Kota Tangerang.
April merupakan seorang janda dan ibu dari dua anak yang masih kecil. Anak pertamanya berusia dua tahun, sementara anak keduanya masih berusia beberapa bulan. Ia berasal dari keluarga sederhana. Ibunya merupakan ibu rumah tangga, ayahnya bekerja sebagai tukang bangunan, sementara kakeknya bekerja sebagai tukang gali air.
Berangkat ke Kamboja pada Desember 2025 dengan harapan mendapatkan pekerjaan, April justru mengalami kondisi yang tidak pernah dibayangkan. Setelah terjadi penggerebekan di tempat ia bekerja pada Januari 2026, April melarikan diri dan sempat bertahan hidup dengan meminta bantuan di sejumlah vihara sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan dan menuju penampungan KBRI.
Dalam kondisi penuh keterbatasan, April berhasil menghubungi keluarganya melalui Facebook. Keluarga kemudian meminta bantuan melalui RT, RW, kelurahan hingga BAZNAS Kota Tangerang.
Setelah proses pengajuan dan pendampingan, penantian panjang itu akhirnya berakhir.
Minggu (23/8), BAZNAS Kota Tangerang bersama keluarga menjemput April di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sekitar pukul 20.00 WIB, April akhirnya kembali bertemu orang tua, adik, dan kedua buah hatinya.
Tangis dan pelukan pecah. Rasa rindu yang selama berbulan-bulan tertahan akhirnya terbayar.
Kepulangan April bukan sekadar perjalanan pulang dari negeri orang. Ini adalah kembalinya seorang ibu kepada anak-anaknya dan seorang anak kepada keluarganya.
Dan semoga kehadiran BAZNAS akan terus bermanfaat buat masyarakat luas yang membutuhkan,
Tutur H. ASLIEH KHUSYAERY (Ketua Baznas Kota Tangerang).
(Dvi)






