Lampuhijau.id, Jakarta —
Kampung Ambon dan kampung Boncos, kembali di gerebeg oleh aparat gabungan, Jumat 9/10.
Dalam penggrebegan yang melibatkan anggota TNI dan Satpol PP itu, petugas berhasil mengamankan puluhan orang barang bukti narkotika berikut senjata tajam.
Petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional dan Bareskrim Polri mendapatkan kendala lantaran sejumlah pelaku berusaha lari dengan cara menyeburkan diri, yang pada akhirnya pelaku berhasil di tangkap.
Direktur tindak pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian P Siagian, mengatakan penggerebekan yang di lakukan itu secara serentak di seluruh Indonesia, dimana arahan bapak Presiden Prabowo Subianto dan pak Kapolri.
” Sudah jelas, kami maknai dan kami tidak akan tidur. Kami tidak akan tidur, masyarakat di hati kami. Kami akan berantas mata rantai narkoba,” kata Kristian di Kampung Ambon, Jakbar, Jumat (9/10).
Dari hasill penindakan dua Lokasi rawan narkoba, kata Kristian, petugas mengamankan 24 orang yang di duga terkait peredaran narkoba, diantaranya 16 orang dari Kampung Ambon dan 8 orang diamankan dari kampung Boncos Jakarta Barat.
Diikatakan Brigjen Kristian , Fokus aparat bukan saja menangkap pelaku dilapangan, namun juga memutus mata rantai hingga ke akar utama yang mengorganisasi , memasok dan mengeruk keuntungan dalam bisnis haram tersebut.
“Jadi, jangan hanya mengobati gejala yang saja, tapi hancurkan sumber penyakitnya agar aliran narkoba benar benar terhenti,”katanya.
Selanjutnya, puluhan orang yang terjaring perugas kemudian dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan intensif.
Para pelaku, kata Kristian, yang di tangkap juga akan dilakukan tes urine untuk memastikan apakah mereka mengonsumsi narkotika atau tidak.
(Leman)








