Lampuhijau.id, Serang –
Kapal KMP Batu Mandi yang sebelumnya mengalami kebakaran di sekitar perairan Merak, pada Rabu (21/10) sekitar pukul 21.00 WIB, terlihat semakin tenggelam pada bagian buritan dan kemudian miring ke arah kiri hingga akhirnya terbalik. Peristiwa tersebut diduga disebabkan oleh ketidakstabilan badan kapal pasca kebakaran.
Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa berdasarkan kronologis kejadian, pada Rabu (21/10) sekitar pukul 21.30 WIB, kapal patroli polisi KP. XXIII-2013 sedang melaksanakan kegiatan pengamanan terhadap KMP Batu Mandi yang terbakar di sekitar perairan Merak.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, posisi buritan kapal terlihat semakin tenggelam hingga kapal miring ke arah kiri dan akhirnya terbalik. Adapun lokasi kejadian berada pada koordinat 5° 56″ 620′ LS – 105° 59″ 548′ BT. Sebelum kapal terbalik, KMP Batu Mandi masih belum memenuhi syarat untuk dilakukan olah TKP oleh penyidik. Hal tersebut disebabkan temperatur badan kapal serta partikel di dalam kapal masih cukup panas pasca kebakaran. Apabila olah TKP dipaksakan, kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan petugas,” jelasnya pada Kamis (22/10).
Selanjutnya, Kombes Pol Maruli menjelaskan sebagai tindak lanjut, Polda Banten akan berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak untuk memitigasi potensi gangguan jalur pelayaran di sekitar Pelabuhan Merak pasca terbaliknya KMP Batu Mandi.
“Polda Banten juga akan berkoordinasi dengan ASDP dan KSOP untuk membantu proses pengapungan kapal guna mendukung proses penyelidikan,” jelasnya.
Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah penumpang kapal serta sopir yang berada di KMP Batu Mandi.
“Polda Banten telah meminta keterangan dari sejumlah penumpang kapal serta sopir yang berada di KMP Batu Mandi guna kepentingan penyelidikan,” tutupnya.
(Rik)






