Lampuhijau.id, Jakarta —
Kondisi jalan Haji Sodon, Rt 9/3 Meruya Selatan Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat kini memprihatinkan. Selain berlubang, jika turun hujan jalan itu mirip dengan kubangan bebek.
Meski kondisi demikian, namun belum ada upaya perbaikan dari Sudin Bina Marga Jakarta Barat. Padahal , Sudah banyak warga sekitar yang mengeluh lantaran rusaknya jalan itu.
Salah seorang warga mengatakan, jalan yang berlubang dilingkungannya sudah cukup lama.Bahkan, keluhan warga itu sudah di sampaikan melalui usulan musrenbang yang diselenggarakan oleh Kelurahan maupun Kecamatan.
“Tapi sudah lama belum juga ada perbaikan.Jalan Ini sudah puluhan tahun rusak, sampai sekafang masih saja dibiarkan oleh Sudin Bina Marga Jakarta Barat.Ini jelas, warga sangat kecewa dengan Musrenbang yang cuma di PHP, in”kata Pijai Warga Meruya Selatan, Selasa 3/11.
Diungkapkan Pijai, pihaknya sudah menyampaikan keluhan warga Meruya Selatan ke Sudin Bina Marga Jakarta Barat dengan melalui Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Hj.Inad Luciawaty. Namun seperti tidak dianggap, dan sampai sekarang sepertinya belum ada upaya atau tanda tanda jalan yang rusak itu akan segera diperbaiki.
“Ini warga jelas kecewa dengan kinerjanya, ya sampai sekarang jalan yang rusak itu belum juga diperbaiki oleh Sudin Bina Marga Jakarta Barat.Ya kami menduga bahwa Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat, Taufik tidak becu dalam kinerjanya , buktinya jalan yang rusak itu sampai sekarang masih saja dibiarkan,” ujarnya.
Warga Meruya Selatan berharap agar Walikota Jakarta Barat, Iin Mutmainah dapat menindak lanjuti aspirasi masyarakar soal jalan yang berlubang di Meruya Selatan.
Sebab, kata Pijai warga sudah merasa kecewa lantaran seperti di PHP oleh Sudin Bjna Marga yang melalui usulan Musrenbang.
“Kalau yang rusak itu adalah jalan Meruya, yang menuju Cileduk.Ya kita seperti di PHP, tidak asa kejelasan bahwa jalan berlubang itu diperbaiki.
“Ya intinya kita berharap kepada Walikota Jakarta Barat, Iin Mutmainah bukan cuna sekedar pencitraan, tetapi minimal bu Walikota itu dapat melakukan kerja nyata untuk masyarakat, terutana dalam menindak lanjuti apa yang menjadi keluhan maupun aspirasi warganya, termasuk soal permintaan warga agar jalan rusak itu bisa diperbaiki oleh Sudin Bina Marga Jakarta Barat, bukan seolah di diamkan,” “kata Pijai
(Leman)






